Review: Lakon Pada Suatu Ketika

Upin dan Ipin? Lewat!

Wuih… Upin & Ipin doang mah lewat! Begitu ujar saya dalam hati ketika pertama kali melihat cuplikan animasi berjudul Lakon Pada Suatu Ketika.

Animasi diawali dengan latar pasar di satu kota, yang memperlihatkan kesibukan masyarakat pinggiran. Lalu muncul tokoh, seorang kakek yang sedang menunggu pesanan mie rebus di satu kios. Oh ya, penggambaran tokoh kakek ini sekilas persis tokoh kakek pada film Up. Tiba-tiba terjadi sesuatu yang luar biasa yang pada akhirnya merubah jalan cerita ke ide film The Transformer. Wah, pokoknya mengejutkan dan bikin senyum-senyum sendiri. Silakan tonton kalau tidak percaya.

Adegan animasi Lakon Pada Suatu Ketika.

Kota yang menjadi latar cerita nampaknya Jakarta, terlihat dari detil logo DKI pada papan billboard tentang pajak, gedung, bemo, dan bus kota. Detil-detil yang sangat sengaja dipersiapkan oleh pembuat animasi ini pantas diacungi jempol. Menariknya, detil-detil tersebut sangat dekat dengan keseharian masyarakat kita. Contoh detil yang kentara diantaranya gerobak bakso, poster Iwan Fals, botol kecap, mangkok bergambar ayam jago, bungkus rokok 234. Belum lagi karakter serta pakaian tokoh-tokohnya, sangat khas Indonesia.

Animasi berdurasi 4 menit ini diunggah (8/12) oleh Lakon Animasi, (nampaknya) sebuah studio animasi asal Solo, Indonesia. Begitu setidaknya info minim yang tercantum di laman Facebook-nya. Laman webnya belum lagi rampung, tidak ada info selain tautan dan gambar. Kurang jelas apa dan siapa di balik cuplikan animasi yang menurut saya sangat mengagumkan ini. Juga kurang jelas maksud diunggahnya video ini. Apakah sebagai trailer, promo, atau sekedar unjuk karya? Entahlah.

Yang jelas cuplikan animasi ini ternyata bersambung, dan kita disuruh menunggu hingga 2012 untuk melihat lanjutannya. Hmmm, terlihat seperti strategi promosi film panjang. Semoga saja betul, karena industri film dalam negeri butuh film animasi seperti ini. Dan jika betul, sekali lagi, Upin Ipin doang mah lewat![]

Arfan

__________
Situs terkait:
Streaming video
http://www.facebook.com/lakonanimasi
http://www.lakonanimasi.com/
http://vimeo.com/lakonanimasi

Sumber gambar: screen captured video.

Tags:

About Arfan

Kurang ajar, makanya belajar.

17 responses to “Review: Lakon Pada Suatu Ketika”

  1. Kang Ibut ™ says :

    Akhirnya terjawab sudah.. :D indonesia Bisa!

  2. Arfan . says :

    Masih belum jelas sih, ini film atau apa. Moga-moga aja bakal jadi film panjang. Keren banget soalnya.

  3. Arfan . says :

    Indonesia memang pasti bisa!

  4. nabil ghazwanie says :

    bener, upin-ipin lewat..
    *saatnya si unyil beraksi :D

  5. Arfan . says :

    Gahaha. Emang ada unyil di situ?
    Kalo ada, laptop si unyil bakal berubah jadi robot juga tuh :D

  6. nabil ghazwanie says :

    unyil = indonesia :)

  7. Arfan . says :

    Oh iya ya. Kiasan. Gak ngeh barusan.
    Hehe…

  8. Iwan Yuliyanto says :

    Udah bisa setara sama PIXAR nih :)

  9. Arfan . says :

    Wah semoga bisa gitu ya Mas.
    Negara sedang sakit, setidaknya dunia animasinya bangkit.
    Hehe.

  10. ria irwanty says :

    Aku udah liat videonya, malah kuSave di HP….
    hehehhhe

    Bajaj berubah jadi kweren gitu yah :p
    tapi kok bersambung sih ya, jd panasaran….

  11. Arfan . says :

    Sama saya juga gak tahan untuk gak ngunduh.

    Bjaj, motor, bus jadi keren… Ekspresi-ekspresi penduduknya jadi konyol.
    Nah, itu maksudnya dibikin bersambung, supaya penasaran. Ternyata sukses mereka..

  12. ria irwanty says :

    Ponakan saya ge jadi nagih minta nongton dari HP.

    Ekspresi mereka kocak yah, ditunggu ah lanjutannya :)

  13. Kang Ibut ™ says :

    link downloadnya dimana ya?

  14. Arfan . says :

    Saya langsung download pake IDM mas.
    Hehe.

  15. Kang Ibut ™ says :

    pantes dicari2 kagak ada hehe

  16. Agus Zen says :

    Mereka cm minta kenaikan UMR.. eh, penambahan jam istirahat, bea servis, & maintenance maksudnya. .. :)

  17. evan sopandi says :

    wah!saya kagum sama yg bikin ini lakon animasi …saya tunggu sambungannya ,saya acungi 2 jempol atas karyanya…..!kalo cuma ipin -upin gak ada apa apanya…..lewat ini adalah karya besar….!

Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: