40 Hari

Empat puluh hari paling penting di hidup saya, dimulai pada malam 18 Juli. Kelak di hari ke-40, semua akan terjawab. Dan hari itu adalah hari baru bagi saya, untuk memulai kembali atau meneruskan apa yang telah dirintis.

Semoga memang benar inilah cara-Nya mendidik saya untuk lebih memantaskan diri saya menjadi imam, untuk lebih membijakkan pemikiran, untuk lebih menjadikan diri saya manusia dewasa seutuhnya.

Tak bosan dengan petuah Leo Tolstoi pada salah satu cerpennya:

“Tuhan Maha Tahu, Tapi Dia Menunggu.”[]

Arfan

__________

Tags:

About Arfan

Kurang ajar, makanya belajar.

Komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: